Minggu, 22 Desember 2019

Posted by Putri Desember 22, 2019

RSIA Hermina (Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina) atau lebih dikenal sebagai Rumah Sakit Hermina adalah sebuah rumah sakit swasta yang khusus menangani semua hal yang berhubungan dengan kesehatan Ibu dan anak. Rumah sakit ini diprakarsai oleh seorang Ibu bernama Hermina Sulaiman dan berdiri pada tahun 1967.

Perbedaan Fasilitas Unggulan di Rumah Sakit Hermina Banyumanik dan Solo

Hermina Sulaiman mendirikan Rumah Sakit Bersalin Jatinegara yang merupakan cikal bakal dari RSIA Hermina. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Ibu Hermina terhadap kesehatan Ibu dan anak. Rumah Bersalin Jatinegara sebagai tombak awal berdirinya Yayasan Hermina awalnya memberikan pelayanan sebanyak 7 kamar. Namun di tahun 1970, seorang Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Dr. Budiono Wibowo, mengembangkan pelayanan hingga menjadi 13 kamar dan mengubah nama Rumah Bersalin Jatinegara menjadi Rumah Bersalin Hermina. Rumah Bersalin Hermina pertama ini terletak di Jalan Jatinegara Barat No. 126 Jakarta Timur. Sebagai bentuk kepedulian terhadap angka kematian Ibu dan Bayi di Indonesia yang semakin banyak, akhirnya didirkanlah Yayasan Hermina yang berkembang sangat pesat sampai saat ini.

Pada tanggal 25 April 1985 Yayansan Hermina kemudian mengajukan ijin kepada Pemerintah untuk mendirikan Rumah Bersalin Hermina. Tanggal tersebut merupakan tanggal resmi berdirinya Rumah Bersalin Hermina. Dalam upaya untuk memberikan kemudahan pelayanan pada masyarakat luas di Indonesia, maka didirikanlah cabang-cabang RS dan RSIA Hermina yang tersebar di daerah Indonesia salah satunya di Semarang Banyumanik dan Solo.

  • RS Hermina Banyumanik
Menyusul pembukaan cabang Pandanaran, RS Hermina Banyumanik menjadi RS Hermina kedua di Semarang. Cabang ini mulai berjalan pada tahun 2014 dengan 5 lantai dengan 50 tempat tidur tersedia untuk pasien, rumah sakit ini memiliki fasilitas Laparoskopi atau yang dikenal sebagai Laparoskopi Diagnostik. Prosedurnya berupa operasi diagnostik untuk memeriksa organ-organ dalam perut dengan risiko rendah, invasif minimal, dan hanya memerlukan pembedahan kecil. Fasilitas unggulan lainnya adalah Hemodialisis dan KTK.

  • RS Hermina Solo
Jejaring nasional Rumah Sakit (RS) Hermina hadir di Solo, Agustus 2014 lalu. Kehadiran RS Hermina Solo itu bukan hanya menambah panjang daftar RS Hermina di Nusantara, tetapi juga menambah banyak pilihan rumah sakit swasta di Solo. Sebagaimana RSIA Hermina di Jatinegara, Jakarta yang didirikan pada 1967, RS Hermina Solo juga mengunggulkan layanan kebidanan, perawatan penyakit kandungan, dan kesehatan anak. “Walaupun [RS Hermina] di Solo ini sifatnya umum, tapi tetap mengutamakan pelayanan untuk ibu dan anak,” kata Diana Eleonora, dokter yang menjabat manajer marketing dan kehumasan rumah sakit itu.

Untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat yang ada di Indonesia, Yayasan Hermina telah mengembangkan 15 cabang Rumah Sakit Hermina yang tersebar di seluruh Indonesia. Berikut daftar cabang-cabang tersebut :

  • RSIA Hermina Podomoro pada 1996.
  • RS Hermina Bekasi pada 1997.
  • RS Hermina Depok pada 2000.
  • RS Hermina Daan Mogot pada 2002.
  • RSIA Hermina Bogor pada 2002.
  • RSIA Hermina Pasteur Bandung pada 2004.
  • RS Hermina Pandanaran Semarang pada 2005.
  • RS Hermina Tangkubanprahu Malang pada 2006.
  • RS Hermina Sukabumi pada 2007.
  • RS Hermina Tangerang pada 2008.
  • RS Hermina Grand Wisata pada 2009.
  • RS Hermina Galaxy pada 2010.
  • RS Hermina Arcamanik pada 2010.
  • RSIA Hermina Ciputat pada 2011.
  • RS Hermina Palembang pada 2011.

Search

Bookmark Us

Delicious Digg Facebook Favorites More Stumbleupon Twitter